Botox

Botox

Botox merupakan treatment yang sering digunakan untuk mengatasi beberapa kondisi estetika maupun medis, terutama untuk masalah-masalah kerutan pada wajah yang timbul, seiring dengan bertambah nya usia atau bisa karena penggunaan otot-otot ekspresi pada wajah. Dengan dosis, cara dan lokasi penyuntikan yang tepat, treatment ini sangat aman.

[Tujuan]

  • Mengurangi kerutan dinamis, yaitu kerutan yang terbentuk ketika kita bergerak dan terjadi kontraksi otot
  • Mengecilkan otot yang membesar seperti rahang, cuping hidung dan betis
  • Mengurangi produksi kelenjar keringat
  • Menaikkan alis mata dan sudut bibir

Protein dari Toksin Botulinum tipe A yang bekerja dengan cara memblok saraf yang berungsi untuk kontraksi otot sehingga dapat merelaksasikan otot. Treatment ini dilakukan dengan cara menyuntikan botox sejumlah unit yang diperlukan pada area yang bermasalah.

[Hasil]
Dapat terlihat dalam 5-7 hari setelah penyuntikan, hasil maksimal setelah 2 minggu

[Durasi Pengerjaan]
30 menit untuk anastesi cream, pengerjaan selama 15 menit.

[Rasa sakit]
Tidak ada hingga ringan.

[Penyembuhan]
Pasien akan merasakan tidak nyaman pada area yang dikerjakan, yang akan hilang 10 menit setelah pengerjaan. Jika terjadi kebiruan akibat suntikan, kebiruan akan hilang dalam 3-5 hari setelah penyuntikan. Botox dapat bertahan selama 6 (enam) bulan setelah penyuntikan. Untuk kulit yang kendur, penyuntikan botox kurang bermanfaat.

[Efek samping yang dapat terjadi]

  • Kebiruan pada area injeksi
  • Nyeri pada area injeksi
  • Wajah akan terjadi kekakuan pada otot yang bersifat sementara yang menandakan botox mulai bekerja
  • Alergi pada botox

Durasi Perawatan:45 Menit
Anestesi:Krim Anastesi
Down Time: 1 – 3 Hari
Hasil Maksimal:Setelah 2-3 minggu
Tingkat Kesakitan:Minimal