Tren Gigi 2019: Teeth Whitening, Bunny Teeth Hingga Gigi Warna Warni

Teeth Whitening, Bunny Teeth Hingga Gigi Warna Warni merupakan Trend gigi 2019

Tren gigi 2019 bleaching hingga gigi warna warni terbilang mulai dilirik serta diganduringi  oleh banyak orang khusus bagi para wanita karena senyum yang indah membuat penampilan semakin menarik.

Banyak sekali diantara kita yang tidak puas dengan keadaan gigi kita sendiri. Maka dari itu, bermunculan lah tren untuk mempercantik atau merubah warna, bentuk, serta susunan dari gigi itu sendiri.

Misalnya perawatan memutihkan gigi, merubah bentuk gigi seperti gigi kelinci, pemasangan “diamond” atau hiasan pada gigi, dan ada pula yang lebih ekstrim lagi yaitu tren mewarnai gigi.

Teeth Whitening

Perawatan memutihkan gigi atau yang biasa disebut dengan teeth whitening, memang sangat banyak diminati sekarang ini. Karena dengan perawatan ini, gigi anda dapat berubah warna menjadi lebih cerah secara instan.

Dalam sekali perawatan, yang dapat dilakukan maksimal 3 kali aplikasi, anda sudah bisa pulang dengan senyum yang lebih cerah. Walau hasil pada setiap orang dapat berbeda-beda tingkat keputihan yang didapat, tetapi sebagian besar orang puas setelah melakukan perawatan bleaching gigi tersebut.

Bleaching gigi tidak dapat bertahan selamanya. Warna putih pada gigi tersebut akan berangsur-angsur kembali seperti warna gigi asli nya kurang lebih 6 bulan, tergantung oleh jenis makanan dan minuman yang dikonsumsi oleh pasien itu sendiri.

Jika pasien sering mengkonsumsi makanan dan minuman yang mengandung pewarna, atau sering minum kopi, maka warna tersebut yang akan mempercepat hilangnya putih cerah pada gigi setelah pearawatan bleaching.

Dan perawatan ini juga menimbulkan efek yang berbeda-beda pula pada setiap orang. Ada yang merasa sangat ngilu, tetapi ada pula yang tidak merasa begitu ngilu ketika proses aplikasi.

Bunny Teeth (Gigi Kelinci)

Lalu ada pula orang-orang yang ingin merubah bentuk gigi nya. Tidak jarang kita mendengar tentang Bunny Teeth (gigi kelinci). Ya, gigi kelinci yang dimaksud adalah merubah kedua gigi depan tengah atas nya menjadi lebih besar dan panjang seperti kelinci.

Hal tersebut memang dapat dilakukan dengan perawatan veneer gigi. Bagian depan gigi asli akan diasah terlebih dahulu, lalu dicetak dan kemudian dibuatkan lapisan menggunakan bahan yang sewarna dengan gigi asli, tetapi bentuknya yang disesuaikan dengan yang diinginkan oleh pasien.

Tetapi tentunya yang masih aman dan sesuai dengan estetika. Perawatan ini juga sangat banyak diminati. Karena selain dapat merubah bentuk gigi, dapat pula merubah susunan gigi.

Yang sebelumnya berantakan, menjadi lebih teratur. Tetapi tentunya tidak dapat dilakukan pada kasus gigi berjejal parah. Hanya kasus gigi berjejal ringan saja. Pada kasus gigi berjejal yang cukup parah harus dilakukan perawatan ortodonti.

Veneer gigi juga dapat sekaligus merubah warna gigi, karena pasien dapat memilih warna dari veneer gigi itu sendiri. Namun perawatan ini cukup mahal, dan biasanya dihitung per gigi.

Berlian Gigi (Tooth Diamond / Diamond Smile)

Tren gigi yang juga banyak digemari yaitu menempelkan hiasan pada gigi. Biasanya dilakukan pada gigi taring. Hiasan yang dimaksud adalah “diamond” ataupun stiker gigi. Penempelan hiasan pada gigi ini termasuk aman dan tidak merusak gigi.

Hal ini dilakukan hanya dengan menempelkannya di permukaan gigi yang sudah ditentukan. Dan ketika anda tersenyum, terlihat kilauan atau gambar kecil yang memperindah senyum anda.

Mewarnai Gigi / Gigi Warna Warni

Ada lagi perawatan gigi yang sedang tren saat ini, namun ekstrim adalah mewarnai gigi. Gigi akan dilapisi pewarna sesuai dengan yang diinginkan pasien.

Pencipta tren cat gigi, David Silverstein, mengatakan bahwa ide ini muncul ketika melihat tren fashion lainnya yang terus berkembang, tetapi bagian tubuh seperti gigi hanya memiliki satu warna saja yaitu putih.

Ia berpikir bahwa akan lebih cocok apabila warna gigi dapat senada juga dengan warna baju, cat rambut, serta cat kuku. Segala sesuatunya ia mulai dari warna-warna nuansa klub hingga aksen busana tempat kerja sehari-hari.

Silverstein juga mengungkapkan bahwa bahan-bahan yang digunakan pada cat pewarna gigi benar-benar aman untuk digunakan, karena larutan cat terbuat dari basa alkohol dan pigmen yang sesuai dengan Undang-Undang makanan, obat, dan kosmetika serta telah disetujui oleh dokter gigi.

Bagi Anda yang masih ragu untuk memiliki gigi warna-warni tetapi ingin mencobanya, jangan khawatir karena pewarna yang digunakan tidak permanen dan akan hilang dalam kurun waktu 24 jam setelahnya.

Dan penting untuk kalian ketahui bahwa pewarna yang ada pada gigi anda pun nantinya akan hilang bila dibersihkan pada saat anda menggosok gigi menggunakan pasta gigi pada umumnya.

Karenanya segera konsultasikan tentang semua perawatan gigi yang sudah dijelaskan diatas tadi di Dental Care The Clinic Beautylosophy, klinik gigi terbaik dan terlengkap di Indonesia. Info lebih lanjut untuk appointment, bisa langsung menghubungi hotline di nomor 0812 1200 000 /    0819 34200 000 atau bisa juga langsung pada layanan chat online 24 jam di The Clinic Beautylosophy dan dapatkan perawatan gigi sesuai dengna Tren Gigi 2019 bleaching hingga gigi warna warn

Tinggalkan Balasan