Jangan Samakan! Ini Perbedaan Antara Tukang Gigi dan Dokter Gigi

Tukang Gigi Adalah Dokter Gigi? Salah Besar!

Tukang Gigi Adalah

Tukang Gigi Adalah sebuah profesi yang pekerjaan utamannya adalah membuat gigi palsu dan pekerjaan tersebut diatur oleh pemerintah Indonesia. Tujuan pemerintah mengatur profesi tukang gigi adalah agar mereka tidak melakukan tindakan lain seperti melakukan perawatan gigi. Nah, bagi Anda yang menganggap tukang gigi dan dokter gigi adalah profesi yang sama, Anda salah besar karena keduanya merupakan profesi yang berbeda. Jika Anda mengalami masalah seperti sakit gigi, sebaiknya lakukan pengobatan di klinik gigi yang didukung oleh dokter gigi berpengalaman dan jelas latar belakang pendidikannya.

Sebagai informasi untuk Anda, lingkup pekerjaan tukang gigi tidak seluas dokter gigi hal ini telah diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1871/Menkes/Per/IX/2011. Dalam peraturan tersebut dinyatakan bahwa pelayanan kesehatan gigi dan mulut hanya dapat dilakukan oleh tenaga kesehatan yang berwenang, dan bukan merupakan kewenangan Tukang Gigi. Akan tetapi, menurut peraturan tersebut, Tukang Gigi tetap boleh beroperasi untuk membuat sebagian/seluruh gigi tiruan lepasan dari akrilik dan memasang gigi tiruan lepasan. Intinya adalah jika Anda mengalami masalah dengan gigi, berkunjung ke tukang gigi bukanlah jawaban yang tepat karena pengobatan gigi bukanlah kompetensi yang mereka miliki.

Berdasarkan penjelasan di atas, tentunya kita dapat pahami bahwa masalah gigi yang berkaitan dengan kesehatan gigi sebaiknya diselesaikan oleh dokter gigi yang ahli, tersertifikasi resmi, jelas latar belakang pendidikannya, dan berpengalaman baik di dalam maupun luar negeri. Dibanding tukang gigi, dokter gigi tentu saja lebih terpercaya dari segi latar pendidikan yang ditempuh. Jadi dokter gigi sudah pasti memiliki solusi terbaik untuk siapapun yang mengalami masalah gigi. Dengan melakukan perawatan di klinik dokter gigi, Anda akan mendapatkan perawatan yang tepat dan tentu saja dilakukan dengan prosedur yang sesuai.

Tukang Gigi Adalah Pembuat Gigi dan Tidak Memiliki Wewenang Melakukan Pengobatan

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, Tukang Gigi Adalah profesi yang sangat dibatasi dalam hal perawatannya gigi. Namun, masyarakat tetap boleh mengunjungi tukang gigi hanya untuk memesan gigi palsu karena tukang gigi hanya boleh membuat gigi palsu lepasan saja. Selain itu, tukang gigi tidak boleh melakukan hal lain terutama pengobatan gigi. Hal tersebut dikarenakan keterbatasan ilmu dari seorang tukang gigi terkait dengan kesehatan gigi. Sayangnya masih banyak tukang gigi yang nekat memberikan perawatan gigi seperti melakukan perawatan gigi berlubang, pemasangan behel atau kawat gigi, dan lain sebagainya. Karena keterbatasan ilmu yang dimiliki, tak jarang pasien yang melakukan pengobatan di tukang gigi malah mengeluhkan sakit yang lebih parah.

Meskipun banyak tukang gigi yang nekat melakukan pengobatan, tidak semua tukang gigi seperti itu. Masih banyak tukang gigi yang memang menuruti perintah dari pemerintah dan mereka tidak mengerjakan pengobatan gigi pada pasien, mereka hanya fokus dengan pembuatan gigi palsu.

Anda harus lebih berhati-hati terhadap tukang gigi yang menawarkan perawatan gigi seperti Kawat Gigi, Dental Veneer, Tambal Gigi, dan lain sebagainya. Selain itu, apabila mereka menawarkan dengan harga yang terlampau murah dan terkesan tidak masuk akal, sebaiknya hindari karena harga murah tersebut merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh tukang gigi tidak bertanggung jawab untuk menarik calon pasien mereka.

Sayangnya, tak sedikit orang yang mengambil risiko kesehatan yang mengintai di masa depan. Para tukang gigi ini bertindak layaknya profesional. Mereka menyediakan layanan orthodonti seperti pemasangan behel dan veneer. Harga murah menjadi andalan para tukang gigi untuk menarik pasien. Sekilas, ruangan praktiknya hampir menyerupai klinik dokter gigi. Ada sebuah kursi baring lengkap dengan lampu sorotnya. Beberapa alat untuk melakukan tindakan medis, seperti pinset, wadah alumunium, karet behel, kawat, dan sarung tangan karet juga tergeletak di meja yang ada di samping tempat duduk.

Risiko Melakukan Perawatan Gigi di Tukang Gigi

Perawatan gigi dan mulut yang dilakukan oleh orang yang bukan dokter gigi tentunya memiliki risiko yang cukup besar untuk fungi estetika dan kesehatan gigi. Sayangnya, tak semua masyarakat memperhatikan persoalan ini. Permintaan jasa perawatan gigi dengan harga murah masih menjadi pilihan masyarakat.

Contoh, pada pemasangan veneer dengan pengeleman yang tidak tepat, atau langsung menempel akrilik tanpa melihat masalah gigi lain, seperti ompong atau karang gigi. Tindakan tersebut bisa mengakibatkan pembengkakan gusi dan infeksi menahun. Kondisi tersebut diakibatkan karena metode penanganan singkat dan tak berdasar yang dilakukan tukang gigi saat melakukan tindakan.

Lain halnya dengan klinik dokter gigi berpengalaman yang menjalankan praktik medis di klinik gigi berkualitas, dokter gigi akan memasang behel atau kawat gigi sesuai dengan prosedur seperti melakukan rontgen terlebih dulu dan melakukan pencetakan gigi. Tujuan dokter gigi melakukan hal tersebut agar pasien mendapatkan struktur gigi yang ideal dna nyaman digunakan. Umumnya, tukang gigi melompati beberapa tahapan penting yang tentunya dapat mengundang bahaya bagi pasien seperti infeksi, rasa tidak nyaman, dan lain sebagainya.

Peran Pemerintah Terhadap Klinik Gigi Abal-Abal

Pemerintah tetap memberikan izin praktik tukang gigi, tapi hanya untuk membuat dan memasang gigi tiruan akrilik lepasan sebagian atau penuh. Pemasangan gigi tiruan lepasan diatur, dengan tidak menutupi sisa akar gigi. Tukang Gigi Adalah salah satu profesi yang dilarang untuk melakukan pekerjaan dokter gigi, mewakilkan pekerjaannya kepada orang lain, melakukan promosi yang mencantumkan pekerjaan selain sebagai tukang gigi, dan melakukan pekerjaan secara berpindah-pindah. Selain itu, kegiatan praktik tukang gigi tetap dibatasi. Mereka yang masih mau berpraktik terlebih dulu harus mengantongi izin dari Pemda Kab/Kota atau Dinkes Kab/Kota setempat. Sayangnya, meski telah diberi batasan untuk bisa berpraktik membuat dan memasang gigi akrilik lepasan, tapi di lapangan tak menjamin praktik di luar kewenangan tukang gigi berjalan sesuai aturan. Pada akhirnya, diserahkan ke masyarakat agar paham dan sadar saat memilih perawatan gigi.

Di Mana Klinik Gigi Terbaik untuk Melakukan Perawatan Gigi?

Apabila Anda ingin melakukan perawatan gigi, sebaiknya pilih Dental Care The Clinic Beautylosophy karena klinik gigi tersebut merupakan salah satu yang terbaik dan terlengkap di Indonesia. Segala perawatan gigi dilakukan oleh dokter yang memang ahli di bidang gigi. Untuk reservasi, Anda bisa hubungi kami melalui hotline di nomor 0812 1200 000 atau 0819 34200 000. Tenang saja, Anda bisa menghubungi Hotline 24 Jam The Clinic Beautylosophy kapanpun Anda bisa mau Hotline 24 Jam kami selalu siap menjawab segala pertanyaan Anda terkait perawatan tubuh. Melalui Hotline 24 Jam, Anda bisa bertanya dan menggali informasi mengenai jenis perawatan yang disediakan oleh  Dental Care The Clinic Beautylosophy. Bagaimana? Tertarik untuk melakukan perawatan di Dental Care The Clinic Beautylosophy? Yuk hubungi hotline kami untuk mendapatkan perawatan gigi yang paripurna.

Tinggalkan Balasan