Implan Gigi Sebagai Solusi Ideal Untuk Menggantikan Gigi Yang Hilang

Banyak kita temukan pasien dengan kasus kehilangan beberapa gigi dan mereka membiarkan keadaan mulutnya begitu saja, yaitu “ompong”. Saat kita tanyakan kepada pasien “kenapa bapak/ibu tidak menggunakan gigi palsu?” Mereka menjawab “saya malas pakainya karena tidak nyaman” atau “saya sudah pernah pakai gigi tiruan lepasan lalu hilang karna saya lupa taruh di mana”. Kehilangan gigi anterior (gigi depan) dapat menurunkan nilai estetik dan kepercayaan diri seseorang, sedangkan kehilangan gigi posterior (gigi belakang) dapat mengganggu fungsi pengunyahan. Ada tiga pilihan perawatan untuk menggantikan gigi yang hilang, yaitu gigi tiruan lepasan, gigi tiruan cekat (gigi tiruan jembatan/bridge), dan implan. Kekurangan dari gigi tiruan lepasan adalah dapat menjadi salah satu sumber tempat bakteri berkumpul yang dapat menyebabkan gangguan bagi kesehatan gigi dan mulut. Kekurangan dari bridge adalah mengurangi/mengasah gigi sehat di sebelahnya. Berikut solusi terbaik untuk menggantikan gigi yang hilang selain menggunakan gigi tiruan lepasan adalah pembuatan implan gigi.


Implan gigi merupakan pengganti akar gigi yang telah dicabut. Implan gigi dirancang untuk menggantikan seluruh struktur gigi yang hilang, dari akar sampai mahkota dengan cara pembedahan minor dengan cara dimasukkan ke dalam tulang rahang. Implan sendiri mirip seperti sekrup kecil yang biasanya terbuat dari bahan titanium (bahan material yang bisa diterima oleh tubuh manusia), yang berfungsi sebagai akar gigi tiruan. Berikut indikasi pasien yang bisa menggunakan implan, yaitu kehilangan satu atau beberapa gigi, memiliki jaringan tulang rahang yang cukup padat, tidak memiliki penyakit periodontal, tidak merokok, dan memiliki kebersihan dan kesehatan mulut yang bagus. Jika Anda berminat untuk memasang implan gigi, sebaiknya Anda melakukan medical check up terlebih dahulu untuk mengetahui apakah ada tekanan darah tinggi, diabetes, atau kelainan jantung.
Berapa lama implan bisa bertahan? Dengan perawatan yang benar dan kontrol yang rutin ke dokter gigi, serta menjaga kebersihan dan kesehatan mulut, implan akan bertahan selama mungkin. Menurut beberapa studi kasus, implan gigi bisa bertahan selama 15 tahun.

Leave a Reply